• gambar2
  • banner dpn

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 9 PALEMBANG. Terima Kasih Kunjungannya

Kontak Kami


SMP NEGERI 9 PALEMBANG

NPSN : 10603778

Jalan Rudus Sekip Ujung Palembang Sumatera Selatan


info@smpn9plg.sch.id

TLP : (0711) 354139


          

Prestasi Siswa


kejuaraan menembak

Muhammad Fattan Naufal Zaini Kelas VII - 1 1.Mendapatkan Mendali emas team 10m Air Pistol pada kejuaraan menembak Liga Sumatera 2020 2.Medali Silver Individu 10m Air Pistol Men Youth pada kejuaraan Liga Sumatera 2020. Salsabila Maulidya Zaini Kelas IX - 3 1.Mendali Emas Team 10m Air Pistol Women Youth di Liga Sumatera 2020 2.Mendali Perak team 10m Air Pistol Women youth Kejurnas Menembak Sriwijaya Festival Competion 3.Mendali Perunggu individu 10m Air Pistol Youth di Kejurnas Menembak Liga Sumatera 2020.



:: Selengkapnya

Statistik


Total Hits : 717924
Pengunjung : 24206
Hari ini : 43
Hits hari ini : 105
Member Online : 0
IP : 34.204.186.91
Proxy : -
Browser : Opera Mini

PPDB dengan Sistem Zonasi




Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, meluncurkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”, salah satunya adalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan Sistem Zonasi. Penerapan PPDB akan lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas pendidikan di berbagai daerah.

Hal tersebut diutarakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam Rapat Koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta (11/12). “Zonasi sangat penting dan kami mendukung penuh inisiatif zonasi. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu kami berdiskusi intensif dengan guru, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh stakeholder pendidikan baik di dalam maupun luar negeri, supaya sistem zonasi dapat kita rancang lebih baik lagi,” terang Mendikbud.

Kebijakan Menteri Pendidikan nadiem makarim untuk Program Zonasi Sekolah 2020
Perubahan PPDB dalam zonasi utamanya menyasar para siswa berprestasi. Yang awalnya mendapat jatah 15% naik menjadi 30%. Sementara sistem wilayah yang awalnya minimal 80% turun menjadi 50%. Untuk jalur afirmasi dan perpindahan tetap di 15% dan 5%

“Kebijakan zonasi esensinya adalah adanya (jalur) afirmasi untuk siswa dan keluarga pemegang KIP yang tingkat ekonominya masih rendah, serta bagi yang menginginkan (adanya) peningkatan jalur prestasi sampai maksimal 30% diperbolehkan,” kata Mendikbud.

Terbitnya Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019, kata Mendikbud, salah satunya mengakomodir aspirasi orang tua yang ingin prestasi anaknya lebih dihargai dalam menentukan pilihan sekolah terbaik. “Banyak ibu-ibu yang komplain anaknya sudah belajar keras untuk mendapat hasil yang diinginkan. Jadi (aturan) ini adalah kompromi di antara kebutuhan pemerataan pendidikan bagi semua jenjang pendidikan, sehingga kita bisa mengakses sekolah yang baik dan juga kompromi bagi orangtua yang sudah kerja keras untuk (anaknya) mencapai prestasi di kelas maupun memenangkan lomba-lomba di luar sekolah, di mana mereka bisa mendapatkan pilihan bersekolah di sekolah yang diinginkan,”


Jakarta, 11 Desember 2019
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sumber : SIARAN PERS Nomor: 410/sipres/A5.3/XII/2019




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : Andini Pratisya -  [andinipratisya@gmail.com]  Tanggal : 08/06/2020
Apa saja syarat² jalur zonasi


   Kembali ke Atas